Keutamaan Puasa Sunnah Senin dan Kamis yang layak menjadi kebiasaanmu Ukhti - Shaliha Hijab

Keutamaan Puasa Sunnah Senin dan Kamis yang layak menjadi kebiasaanmu Ukhti

2 tahun yang lalu      Ibadah Muslimah

Pertanyaan ini mungkin ada di benak kita,
"Kenapa puasa di sunnahkan senin dan kamis kenapa tidak selasa rabu atau kenapa tidak minggu?"

Mari kita cari tahu.

Usamah bin Zaid berkata,


قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ حَتَّى لاَ تَكَادَ تُفْطِرُ وَتُفْطِرُ حَتَّى لاَ تَكَادَ أَنْ تَصُومَ إِلاَّ يَوْمَيْنِ إِنْ دَخَلاَ فِى صِيَامِكَ وَإِلاَّ صُمْتَهُمَا. قَالَ « أَىُّ يَوْمَيْنِ ». قُلْتُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ. قَالَ « ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ »



“Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-,
“Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai - sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa.


Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya,
“Apa dua hari tersebut?”

Usamah menjawab,
“Senin dan Kamis.”

Lalu beliau bersabda,
“Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (pada Allah).
Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.”
***(1)

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ



“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.”
***(2)

 

Dan dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,


ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ



“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.”
(HR. Muslim no. 1162)

 

Keutamaan hari Senin dan Kamis secara umum dijelaskan dalam hadits Abu Hurairah berikut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 


تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا



“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.”
(HR. Muslim no. 2565).

 

Ternyata sangat banyak keutamaan dari berpuasa pada hari senin dan kamis, bukan berarti hari lain itu tidak baik, semua hari itu baik, dan juga tidak ada yang namanya hari sial Ukhti.

Jangan lupa sahurnya ya, supaya kuat puasanya.
Perlu diingat pula puasa itu bukan tidur - tiduran melulu seharian.
puasa juga bukan alasan untuk bermalas malasan loh.

Oh ya, siapa nih yang berniat puasa senin besok dan hari kamisnya?
tetap semangat beribadah ya Ukhti.

 

*) Note,
.
(1)
HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan
.
(2)
HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi yaitu shahih dilihat dari jalur lainnya




Komentar Artikel "Keutamaan Puasa Sunnah Senin dan Kamis yang layak menjadi kebiasaanmu Ukhti"