Beberapa Keistimewaan Wanita - Shaliha Hijab

Beberapa Keistimewaan Wanita

11 bulan yang lalu      Pribadi Muslimah

Wanita memiliki perbedaan dengan laki-laki di dalam banyak hukum diantaranya:


1. Wanita tidak diperbolehkan mencukur habis rambutnya (gundul) karena adanya larangan Rasulullah untuk melakukan hal tersebut. Hadist tersebut diriwayatkan oleh an-Nasai.

2. Wanita akan dinilai baligh dengan air dan kehamilan.

3. Dimakruhkan bagi wanita untuk mengumandangkan adzan dan iqamah karena dilarang baginya untuk meninggikan suara agar tidak memancing fitnah.

4. Seluruh badan wanita adalah aurat kecuali wajah dan kedua telapak tangannya dalam shalat, jika tidak terlihat oleh laki-laki yang bukan mahramnya.

5. Suara wanita pun adalah aurat. Oleh karena itu Rasulullah bersabda,


 "(Untuk mengingatkan kelalaian dalam shalat): ucapkan tasbih bagi laki-laki dan tepukan tangan bagi wanita." (HR. Bukhari dan Muslim)



6. Wanita tidak perlu mengangkat kedua tangannya mendekati telinganya dalam shalat.

7. Wanita tidak boleh terlalu meninggikan suaranya dalam bacaan shalat ketika shalat jahriyyah (yang dikeraskan).

8. Jika ingin mengingatkan imam dalam, hendaklah cukup dengan bertepuk tangan, tanpa perlu mengucapkan tasbih.

9. Wanita tidak bisa menjadi imam bagi laki-laki karena syarat sahnya imam bagi laki-laki adalah imam laki-laki.

10. Dimakruhkan bagi wanita untuk menghadiri shalat berjamaah di masjid, sedang shalatnya di rumah lebih baik.

11. Tidak ada kewajiban shalat Jumat bagi kaum wanita.

12. Seorang wanita tidak boleh bepergian (safar) seorang diri tanpa ditemani suami atau mahramnya.
Dia juga tidak berkewajiban menunaikan ibadah haji, kecuali dengan salah seorang di atas (suami atau mahramnya). Dia tidak boleh juga membaca talbiyah dengan suara keras, tidak boleh melepas pakaian jahitan yang ia pakai, tidak boleh lari ketika sedang sa'i diantara dua tanda hijau (dua lampu hijau), tidak boleh mencukur habis rambut dan cukup hanya memendekkannya (dengan cara mengumpulkan atau mengikat rambut dan mencukur sedikit ujung rambutnya), menjauhkan diri dalam thawafnya dari Baitullah adalah lebih baik baginya.

13. Secara mutlak, wanita juga tidak boleh berkhutbah, baik dalam kesempatan shalat Jumat maupun dalam kesempatan lainnya.

14. Wanita memakai khuffain (dua sepatu) saat menjalankan ihram.

15. Wanita boleh meninggalkan thawaf Wada' karena alasan haidh dan mengakhirkan thawaf Ifadhah hingga setelah bersuci.

16. Jenazah wanita dikafani dengan lima kafan: sarung, kerudung, rida'' (selendang), dan dua lifaf (kain), sebagai suatu amalan yang disunnahkan.

17. Tidak disyari'atkan bagi wanita untuk mengantar jenazah, bahkan hal tersebut dilarang.

18. Kesaksian wanita tidak diterima dalam pemberlakuan hukuman hadd dan qishash.

19. Diperbolehkan baginya mewarnai kuku kedua tangan dan kakinya (dengan pacar, bukan kutek), berbeda dengan laki-laki kecuali karena suatu keadaan darurat.

20. Dalam masalah warisan, wanita memiliki bagian setengah dari bagian laki-laki. Demikian juga dalam hal kesaksian, diyat (ganti rugi dengan jumlah tertentu sebagai pengganti dari hukuman pancung atau lainnya), aqiqah, dan pemerdekaan budak.

21. Wanita lebih dikedepankan daripada laki-laki dalam pengasuhan anak.

22. Wanita lebih dikedepankan daripada laki-laki dalam perjalanan dari Muzdalifah menuju Mina dan ketika pulang dari shalat.

23. Wanita menempati barisan paling akhir dalam shalat berjamaah bersama laki-laki karena sebaik-baik barisan wanita adalah di bagian paling akhir.

24. Dalam shalat Jenazah, jenazah wanita diletakkan dekat kiblat, sedangkan jenazah laki-laki dekat dengan imam.

25. Wanita tidak menjadi bagian nizhaam al-'awaaqil (diyat yang ditanggung oleh satu keluarga yang disebabkan salah satu anggota keluarganya membunuh) sehingga tidak ada keharusan baginya menanggung diyat sedikit pun, berbeda dengan laki-laki.

26. Diharamkan baginya ber-khalwat dengan laki-laki yang bukan mahram dan diharamkan pula berbicara dengannya.

Wallahu a'lam.

(‘Abdullah, 2010: 140-144)

Referensi:

Abdullah. 2010. Hak dan Kewajiban Wanita Muslimah Menurut al-Quran dan as-Sunah. Jakarta: Pustaka Imam As-Syafi

Source Gambar : Gamis Zainab in Black & Khimar Fatimah in Maroon




Komentar Artikel "Beberapa Keistimewaan Wanita"