Bagaimana Karakter Seorang Ukhti Shalihah? - Shaliha Hijab

Bagaimana Karakter Seorang Ukhti Shalihah?

2 tahun yang lalu      Pribadi Muslimah

Pernah, di suatu hari saya berbincang dengan seorang teman lama.

'Gue belum mau pakai jilbab lebar ah, gue kalo bicara masih belepotan, kesukaan gue volly, kemana-mana bawa motor sendiri, hobby gue bukan masak, bukan baca buku, tapi olahraga dan naik gunung. Kalau pakai jilbab syari, karakter gue kan GAK akhwat banget!'

'Sementara kan kalau jadi akhwat tuh ya, kalau jalan mesti nunduk-nunduk, kalau disapa harus cool, kalau bicara sedikit-sedikit, iriiiiiit banget. Kalau kamu mah udah akhwat banget tauk!'

Hehehe, saya hanya bisa nyengir kuda.
'Ah kebetulan aja mungkin ... Belum tau aja kalau muslimah tuh macem-macem.'

'Namanya juga manusia, pasti macem-macem lah... Muslimah sama aja kok seperti yg lainnya. Ada yg karakternya melankolis, plegmatis, koleris, atau bahkan sanguinis sejati yg bikin satu kelas kerjaannya ketawa ketiwi ga berhenti-berhenti.'

'Coba deh lihat para shohabiyah.
Ambil yang terkenal-terkenal aja deh.. Nusaibah binti Ka'ab, beliau terkenal dg ketangkasannya. Ia melindungi Rasulullah kemanapun beliau bergerak dalam perang.' Kalau zaman sekarang mirip dengan akhwat-akhwat tangguh di @Muslimah Berdaya mungkin ya, yg dengan taglinenya, tangguh bertauhid. '

'Ada juga yg kalau lagi rapat di himpunan tuh ya, sekalinya dikasih kesempatan bicara langsung nyerocos gak berhenti-berhenti. Baru berhenti kalau temen-temen rapat udah saling pandang dan pada main gadget, dan setelah dua org bilang cukup. Kalau ibaratnya shohabiyah sperti Zainab binti Ali bin Abi Thalib yg pandai urusan politiknya dan berwibawa'

'Atau, pernah gak denger akhwat yang naik motor sendirian dari Bandung jam 5 sore nyampe Indramayu jam 11 malem mudik sendirian? Ia memiliki karakter kuat dan pemberani seperti shohabiyah Hani' binti Abu Thalib. '

'Juga ada yang sanguinis, bawaannya ceria seperti bunda ‘Aisyah RA. Orangnya pinter hafal hadist. Kalau sekarang mungkin akhwat-akhwat yg rajin ke toko buku dan sering bawa buku kemana-mana. Bunda Aisyah suka humor, tapi humornya, humor cerdas, tak pernah nyakitin dan merendahkan orang lain, apalagi merendahkan dirinya.'

'Juga ada yang doyan membentak (mungkin juga dengan mata melotot… ini mungkin ya, sebab belum pernah lihat yang sampai melotot… tapi klo membentak ada banyak… hehe), bahkan tertawa terbahak (bukan terbahak-bahak ya) seperti Hafshah Ra.'

'Nah kalau yg kalau yg kamu bilang itu karakternya lembut dan keibuan itu seperti karakternya bunda Khadijah.'

--------------------

Jadi ukhti-ukhti yg shaliha...

Kita tidak perlu ragu untuk berhijab syari bagaimanapun karakter kita.
Karakter, bagaimanapun adalah karunia.

Yg perlu diingat, muslimah yg baik itu bagaimanapun karakternya selalu menjaga dirinya dari setiap yg menggodanya.


Lewat langsung maupun online yah.. *uhuk
Entah itu lewat status fb, like-like instagram, atau yg tiba-tiba kirim line mau ngingetin kalau waktu tahajud????

Kalau yg karakternya keras, pasti akan langsung pasang kuda-kuda kalau ada laki-laki yg pegang tangan. Kalau yg karakternya lembut, pasti langsung jonglok lempar batu balik badan dan menjauh sekencang-kencangnya.

Teruntuk siapapun yg ada disekeliling ukhti-ukhti muslimah yg sedang mencoba berhijrah memakai baju syari, jangan dicela yah apapun karakternya...

Jadi, masih ragu berhijab syari dengan alasan karakter?

Jadi karaktermu yg mana?

Berbanggalah ukht, ketika diri kita dibalut dengan hijab syari ??????


-----------------------------

Sumber Gambar : Produk Pashmina Humairah

Kiri: Humairah in Mint
Tengah: Humairah in Guava
Kanan: Humairah in Tosca




Komentar Artikel "Bagaimana Karakter Seorang Ukhti Shalihah?"